Configure samba server on Ubuntu Feisty Fawn

logo ubuntuSetelah selesai dengan installasi Ubuntu, ada kalanya kita membutuhkan fasilitas berbagi file (sharing file) antara linux server dengan Windows/Client PC lainnya dan juga sebaliknya, untuk tujuan berbagi file sebenarnya ada beberapa option yang dapat digunakan, diantaranya menggunakan webserver (http) ataupun ftp server, namun dengan alasan kemudahan biasanya pilihan jatuh pada penggunaan samba.

Install samba applikasi

sudo apt-get install samba smbfs

Tampilkan shared folder yang ada dikomputer lain.

sudo smbclient -L //192.168.0.208
sudo smbclient -L //192.168.0.208 -U dede%mypassword -W ntdomain

Mount shared folder yang ada di komputer lain agar dapat diakses dari ubuntu server.

sudo mkdir /mnt/software
sudo smbmount //192.168.0.208/software /mnt/software -o username=”dede/ntdomain%mypassword”

Men-share folder linux server agar dapat diakses oleh Windows/Client

Untuk menshare agar folder yang ada pada linux server dapat diakses dari Windows atau computer client, yaitu dengan mengaktifkan samba, caranya pun cukup mudah yaitu:

sudo cp /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.org
sudo vi /etc/samba/smb.conf

Edit file smb.conf jika digunakan hanya untuk sharing folder cukup dengan mengkonfigurasi file smb.conf nya menjadi (Bagian yang ditebalkan adalah bagian yang saya ubah):

[global]
workgroup = NTDOMAIN
server string = %h server (Samba, Ubuntu)
obey pam restrictions = Yes
security = user
encrypt passwords = true

passdb backend = tdbsam
passwd program = /usr/bin/passwd %u
passwd chat = *Enter\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *Retype\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *password\supdated\ssuccessfully* .
syslog = 0
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
dns proxy = No
panic action = /usr/share/samba/panic-action %d
invalid users = root
[homes]
comment = Home Directories
valid users = %S
read only = No
create mask = 0600
directory mask = 0700
browseable = No

[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
create mask = 0700
printable = Yes
browseable = No
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers

Test apakah configuration file smb.conf yang kita edit tersebut sudah benar dan tidak terdapat kesalahan dalam penulisan.

sudo testparm

Keluaran yang ditampilkan jika tidak ada penulisan yang salah akan sama/serupa dengan yang diatas,lanjutkan dengan membuat user samba menggunakan smbpasswd dan jangan lupa untuk merestart samba server.

sudo smbpasswd -a dede
sudo /etc/init.d/samba restart

Note:
Pastikan anda telah membuat user linux (useradd …) dan user samba (smbpasswd -a …).

Contoh diatas adalah cara termudah, anda diharapkan untuk mencoba-coba setting yang tersedia, dan bisa dimulai dari default file smb.conf yang telah disediakan pada saat installasi samba. Untuk lebih detail dan mengetahui fungsi-fungsi akan lebih baik jika membaca manual booknya.

Menjadikan server linux sebagai PDC (Primary Domain Controler)

Untuk menjadikan linux server sebagai PDC, sebenarnya caranya tidak jauh berbeda dengan cara diatas, yang berbeda hanya konfigurasi file yang harus kita siapkan, berikut adalah contoh konfigurasi file untuk menjadikan ubuntu server menjadi sebuah PDC server.

sudo vi /etc/samba/smb.conf

Edit file smb.conf sehingga kurang lebih menjadi seperti berikut (anda harus menyesuaikan beberapa nilai dengan setting yang sesuai dengan yang berlaku pada server anda, untuk sekedar membantu saya gunakan huruf bold dan italic):

[global]
dns proxy = No
domain master = yes
domain logons = yes
domain admin group = root administrator
encrypt passwords = Yes
hosts allow = 192.168.0. 127.
interfaces = 192.168.0.0/24

load printers = No
local master = yes
time server = yes
logon path =
logon home =

log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
netbios name = pegasus
os level = 64
preferred master = yes
security = user
server string = Pegasus

socket options = TCP_NODELAY SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
workgroup = DOMAINNT
add user script = /usr/sbin/useradd -n -d /dev/null -g machines -c Machine -s /sbin/nologin -M %m$
[netlogon]
path = /home/samba/netlogon
read only = yes
write list = root administrator

[homes]
comment = Home Directories
valid users = %S
read only = No
create mask = 0664
directory mask = 0775
browseable = No

Simpan file tersebut dan jangan lupa untuk merestart samba service.

sudo /etc/init.d/samba restart

One Response to Configure samba server on Ubuntu Feisty Fawn

  1. Pokerseiten Vergleich…

    […]Configure samba server on Ubuntu Feisty Fawn « T K J[…]…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: